1. Skip to Menu
  2. Skip to Content
  3. Skip to Footer



Oleh Redaksi https://www.bantennews.co.id/ - Minggu, 31 Mei 2020 | 21:03 WIB
 

Ketua DPC partai Demokrat Cilegon, Rahmatulloh. (Foto : Gilang)

CILEGON – Kesalahan informasi kepada masyarakat oleh Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Cilegon, Aziz Setia Ade Putera disesalkan Anggora DPRD Cilegon, Rahmatulloh.

Menurut politisi partai Demokrat ini, kesalahan informasi yang berulang terkait dengan adanya warga Cilegon yang positif mengidap virus Corona itu membuat pemerintah daerah terkesan asal-asalan dalam menyampaikan informasi yang secara langsung sudah menimbulkan keresahan di masyarakat.

 

“Informasi itu kan sudah membuat keresahan di lingkungan masyarakat, terutama lingkungan yang warganya terkena Corona sehingga mereka resah dan mwnjaga jarak atau menjauhi karena takut terjangkit. Apalagi informasi sejauh ini hasilnya dari 6 yang sudah dinyatakan positip malah tidak ada yang positip. Seperti apa sebenarnya tugas mereka soal warga yang terkena virus ini, yang nyatanya tidak terdampak. Ini kan jelas tidak terakurasi soal data atau hasil lab yang pas, tapi sudah diumumkan pada publik. Mestinya hasilnya dipastikan terlebih dahulu, baru kemudian diumumkan,” ujarnya kepada BantenNews.co.id, Minggu (31/5/2020).

 

Menurutnya, dari kesalahan informasi berulang kepada masyarakat itu seharusnya dapat menjadi bahan evaluasi pemerintah dan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Cilegon ke depan.

 

“Mestinya hasilnya dipastikan terlebih dahulu, apakah benar positif, baru kemudian diumumkan. Jangan langsung diumumkan sebelum pasti terkena (Virus Covid-19) karena ini membuat keresahan, dan membuat masyarakat gelisah dan bertanya tanya. Lebih baik lebih hati-hati dalam memberikan informasi. SOP pemberian informasinya harus dievaluasi, agar info dari Tim Gugus Tugas tidak menimbulkan keresahan masyarakat,” katanya.

 

Sementara Aziz Setia Ade Putera beralasan selama ini pihaknya dalam penyampaian informasi kepada masyarakat sudah melalui SOP yang benar dengan mengacu pada data yang dikeluarkan oleh rumah sakit, seperti oleh Rumah Sakit Kanker Dharmais Jakarta terkait dengan warga Kecamatan Citangkil yang sempat dinyatakan positif beberapa hari lalu.

 

“Yah tanyanya ke Dharmais lah, karena itu kan sumbernya dari Dharmais. Jadi SOP-nya sumber data itu berasal dari informasi yang mengeluarkan. Contohnya ada orang yang diperiksa di RSKM (Rumah Sakit Krakatau Medika-red) datanya disampaikan ke Dinkes (Dinas Kesehatan) kemudian disampaikan ke Gugus Tugas, informasi dari kami hanya menyampaikan apa yang sudah disampaikan ke Dinkes. Jadi terkait dengan kesalahan (informasi), itu ada di Dharmais karena kan dia sudah mengirimkan data siang saya terima sore saya rilis, ternyata malam sekitar jam 10-an ada revisi, lalu salah siapa?,” kilah Aziz melalui sambungan telepon.

 

Aziz menolak anggapan bila pihaknya dituding terlalu terburu-buru menyampaikan informasi tersebut kendati belakangan diketahui apa yang sudah disampaikan tidak sesuai dengan kenyataan.

 

“Masyarakat kan minta (kalau ada kabar warga positif Covid-19) agar segera dirilis. Justru saya mencari data yang pasti dulu dari Dinkes, karena patokan saya adalah data dari Dinas Kesehatan, bukan dari Dharmais, karena kita tidak punya hubungan dengan Dharmais,” jelasnya.

 

(Dev/Man/Red)

 

 

Editor: gatot


Baca Juga

Berita Pilihan

Hadapi Era Kenormalan Baru, Ini Pesan Dewan untuk Pemkot Cilegon

Penulis Kabar Banten - 29 Mei 2020
 

Rapat dengar pendapat antara DPRD Kota Cilegon dan BPBD Kota Cilegon di aula rapat DPRD, Selasa (14/4).

CILEGON, (KB).- Anggota DPRD Cilegon dari Fraksi Nasdem-PKB Sanudin meminta Pemerintah Kota Cilegon memperhatikan Pondok Pesantren (Ponpes) dalam menghadapi era kenormalan baru.

Baca Selengkapnya

Salah Informasi Berulang, Anggota DPRD Cilegon Pertanyakan Kinerja Gugus Tugas

Oleh Redaksi https://www.bantennews.co.id/ - Minggu, 31 Mei 2020 | 21:03 WIB
 

Ketua DPC partai Demokrat Cilegon, Rahmatulloh. (Foto : Gilang)

CILEGON – Kesalahan informasi kepada masyarakat oleh Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Cilegon, Aziz Setia Ade Putera disesalkan Anggora DPRD Cilegon, Rahmatulloh.

Baca Selengkapnya

Anggota Dewan PKS Kunjungi Rumah Warga Di Cilegon Yang Sudah Rapuh

Penulis : Imam B Carito - 02 juni 2020
 

Anggota DPRD Provinsi Banten, Shinta Wisnu W dan Wakil impinan DPRD Kota Cilegon Nurrotul Uyun saat meninjau Nenek Jijah (Foto : SBS032)

Cilegon (02/06/2020), Satubanten.com – Kabar tersiarnya seorang nenek berusia lanjut yang tinggal di rumah reot sebatang kara sempat viral di jagat maya.

Baca Selengkapnya

Hearing DPRD Cilegon Soal Sengketa Lahan Parkir CBS, PT Sehati Mangkir

Penulis : Redaksi https://selatsunda.com/ - 3 Juni, 2020 03:41
 

Gedung DPRD Kota Cilegon (Foto Dokumentasi)

CILEGON, SSC – Komisi IV DPRD Kota Cilegon menggelar rapat dengar pendapat (hearing) terkait sengketa lahan parkir Cilegon Business Square.

Baca Selengkapnya

Anggota Dewan Sebut Transfer Informasi Covid-19 di Kota Cilegon Tidak Maksimal

Ardiansyah Sriwijaya, titiknol.co.id, Rabu, 15/04/2020 21:02 WIB
 

Rapat Dengar Pendapat Komisi II DPRD Kota Cilegon dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Ruang Rapat DPRD Kota Cilegon. (Foto: TitikNOL)

CILEGON, TitikNOL - Transfer Informasi tentang virus Corona (Covid-19) dari Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon kepada masyarakat dinilai tidak terkoordinasi dengan baik.

Baca Selengkapnya

Berita Pimpinan

Cilegon, Jumat 17 april 2020 - Rapat Pimpinan

Cilegon, Jumat 17 april 2020 - Rapat Pimpinan, pembahasan agenda kegiatan DPRD KOTA CILEGON, penyampaian LPKJ Walikota Cilegon, masa reses DPRD

Baca Selengkapnya

Agenda

 

On Line

We have 12 guests and no members online

Pengunjung

622256
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Bulan ini
Total
387
424
2048
3289
622256

IP Anda: 3.228.21.204