1. Skip to Menu
  2. Skip to Content
  3. Skip to Footer

9.420 Jemaah Haji Asal Banten Batal Berangkat Tahun Ini




Oleh Redaksi https://www.bantennews.co.id/ - Rabu, 3 Jun 2020 | 00:06 WIB
 

Covid-19-ilustrasi-1 Foto Illustrasi - Pemberangkatan jemaah haji Banten - (Foto Mir/BantenNews.co.id)


SERANG – Sebanyak 9.420 calon jemaah haji (Calhaj) asal Banten dipastikan gagal berangkat ke Tanah Suci pada musim haji 2020. Meski begitu, calhaj Banten tahun ini tetap diberangkatkan pada musim haji 2021.
Diketahui, Menteri Agama (Menag) RI mengelurkan surat keputusan (SK) Nomor 494 tahun 2020 tentang pembatalan keberangkatan jemaah haji pada penyelanggaraan ibadah haji tahun 1441 Hijriyah/2020 masehi. Dalam surat tersebut mengatur jika pembatalan pemberangkatan haji berlaku bagi warga Indonesia yang menggunakan kuota haji pemerintah dan visa haji mujammalah.
Kabid Penyelenggaraan Haji dan Umrah pada Kanwil Kemenag Banten, Machdum Bachtiar membenarkan jika pembatalan pemberangkatan haji merupakan kebijakan nasional Menteri Agama.
“Maka otomatis Banten juga ikut kebijakan pemerintah pusat,” kata Machdum saat dihubungi, Selasa (2/6/2020).
Namun begitu, dirinya memastikan, 9.420 Calhaj asal Banten yang pemberangkatannya dibatalkan tahun ini akan diberangkatkan pada 2021. Ia juga mempersilahkan bagi calon jemaah yang sudah melunasi biaya haji dapat mengambil kembali uang haji yang telah disetorkan.
“Tapi bagi yang tidak diambil juga ngga masalah. Nanti yang dana optimalisasinya akan dikembalikan lagi pada jemaah haji pada 2021. Dan kita juga berharap mudah-mudahan tidak ada kenaikan (biaya) lagi,” paparnya.
Terkait daftar tunggu haji (waiting list), dirinya memastikan masih tetap berlaku. Diketahui, waiting list haji di Banten hingga 23 tahun.
“Jadi yang berangkat 2021 dia akan berangkat tahun 2022. Semuanya mundur setahun. 2020 ke 2021, 2021 ke 2020 begitu seterusnya. Waiting list sampai 23 tahun,” ujarnya.
Infromasi yang dihimpun, berikut data Calhaj per kabupaten/kota yang telah melunasi biaya haji. Kabupaten Serang sebanyak 1.163 orang, Kabupaten Pandeglang sebanyak 1.062 orang, Kabupaten Lebak 755 orang, Kabupaten Tangerang 2.043 orang, Kota Tangerang 1.606 orang, Kota Cilegon 685 orang, Kota Serang 800 orang dan Kota Tangerang Selatan sebanyak 1.260 orang.
 
(Tra/Mir/Red)
 
 


Baca Juga

video

Profile DPRD Cilegon Kota