Kota Cilegon Kembali Zona Merah Virus Corona, Angka Kematian Tidak Tercatat di NAR

Kota Cilegon Kembali Zona Merah Virus Corona, Angka Kematian Tidak Tercatat di NAR
Peta sebaran virus corona di Provinsi Banten hingga 11 Agustus 2021. Kota Cilegon berada di zona merah virus corona. /Dokumen Dinkes Provinsi Banten

KABAR BANTEN - Kota Cilegon kembali masuk dalam zona merah angka penyebaran Covid-19. Hal ini diketahui melalui akun instagram @dinkes_provbanten, Rabu 11 Agustus 2021.

Salah satu pengelola Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) pada Pusdalops Covid-19, Kota Cilegon, Yanti, membenarkan apabila Kota Cilegon menjadi zona merah lagi.

“Betul, berdasarkan data laporan melalui aplikasi NAR (New All Record) Kemenkes, Kota Cilegon mengalami kenaikan kasus aktif hasil autoverif laboratorium pemeriksa.Dan kembali ke zona merah,” katanya.

Dia mengatakan, kenaikan tersebut setelah dilakukan tracing, akan tetapi banyak yang tidak berdomisili di Cilegon lagi.

“Kondisi real timenya sudah bukan merah, akan tetapi kami patuh pada pemerintah pusat. Sehingga Cilegon masuk kembali ke zona merah,” ujarnya.

Disinggung mengenai perbedaan angka kematian hasil Dinkes Cilegon pada 26 Juli tercatat 326 dan peta sebaran Covid-19 Dinkes Provinsi Banten sebanyak 268.

Ia menyebut bahwa di Kota Cilegon banyak pasien Covid-19 meninggal tidak tercatat di NAR sebelumnya.

“Betul, perbedaan angka kematian sangat mencolok, karena banyak di Cilegon yang meninggal tidak tercatat di NAR sebelumnya. Mereka yang meninggal melakukan pemeriksaan secara mandiri di swasta atau praktek mandiri,” ujar Yanti.

“Yang meninggal tersebut, tidak terlaporkan ketika sudah meninggal dan bukan dalam pantauan kita. Baru data masuk, butuh inject data kembali ke Pusdatin sebelum di verifikasi, data sudah diinject belum terbit di NAR. Jadi sisanya belum terverifikasi,” sambung Yanti.

Sementara itu, Wali Kota Helldy Agustian ketika dikonfirmasi mengatakan, kembalinya Cilegon menjadi zona merah karena jumlah kematian diatas 5 orang. Akan tetapi, kata dia, saat ini angka kematian sekarang sudah turun jadi 3 orang.

“Bahkan kemarin tidak ada yang meninggal, kemudian yang dilaporkan RSUD dan RSKM secara keseluruhan yang meninggal itu KTP luar Cilegon,” tuturnya.

Berdasarkan data sebaran Covid-19 pada Dinkes Provinsi Banten, angka kesembuhan mencapai 11.802 orang, sementara yang masih dirawat mencapai 279 dan angka kematian mencapai 268 orang.***

sumber berita : https://kabarbanten.pikiran-rakyat.com/seputar-banten/pr-592383411/kota-cilegon-kembali-zona-merah-virus-corona-angka-kematian-tidak-tercatat-di-nar?page=2