1. Skip to Menu
  2. Skip to Content
  3. Skip to Footer

Ekspor Alas Kaki Banten Masih Tetap Juara




Oleh : ADMIN http://ekonomi.inilah.com | Senin, 9 Oktober 2017 | 20:09 WIBKamis, 31 Agustus 2017 - 20:00 wib
 

(Foto: Istimewa)


INILAHCOM, Serang - Ekspor Pemprov Banten pada Agustus 2017 masih didominasi produk alas kaki, seperti sepatu dan sandal. Nilanya mencapai US$219,51 juta.

Alas kaki produk Banten banyak diekspor ke Amerika Serikat, nilainya di atas produk lainya. "Karena Banten memproduksi alas kaki tersebar disamping Jawa Barat, yang industrinya di Kabupaten Tangerang dan Kabupaten Serang," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Banten, Agoes Soebeno di Serang, Banten, Senin (9/10/2017).

Golongan barang lainnya yang nilai ekspornya tinggi adalah bahan kimia organik serta plastik dan barang dari plastik masing-masing sebesar US$93,44 juta dan US$90,74 juta.

Nilai ekspor nonmigas pada Agustus 2017, turun 0,58% dari US$989,97 juta menjadi US$984,21 juta. Sedangkan untuk sepuluh golongan barang utama, nilainya mencapai US$680,01 juta. Sementara untuk golongan barang lainnya mencapai US$304,20 juta.

Agoes mengatakan, lima dari sepuluh golongan barang ekspor nonmigas utama, mengalami penurunan. Sedangkan lima golongan barang utama lainnya, mengalami peningkatan.

Penurunan tertinggi terjadi pada golongan barang besi dan baja sebesar US$37,38 juta, diikuti golongan tembaga US$5,40 juta.

Sementara nilai ekspor yang tertinggi dan terendah terjadi pada alas kaki dan mesin/peralatan listrik. Nilainya masing-masing US$5,64 juta dan US$1,14 juta.

Ekspor nonmigas sepuluh golongan barang utama untuk Januari-Agustus 2017 berkontribusi 72,06% terhadap total ekspor nonmigas.

Nilai ekspor nonmigas untuk sepuluh golongan barang utama tersebut naik 32,31% dibanding ekspor nonmigas pada periode yang sama di 2016 sebesar US$4.062,89 juta.

Kesepuluh golongan barang ekspor nonmigas Januari-Agustus 2017 seluruhnya mengalami peningkatan dibanding periode yang sama di 2016. "Peningkatan tertinggi berasal dari berbagai makanan olahan dan terendah terjadi pada golongan barang tembaga masing-masing US$1.984,93 juta dan US$3,03 juta," kata Agoes.

Tujuh dari sepuluh golongan barang tersebut, kecuali berbagai makanan olahan, tembaga dan kertas/karton, merupakan golongan barang yang selalu masuk dalam sepuluh golongan barang utama ekspor nonmigas Banten selama satu tahun terakhir, dengan pangsa ekspor nonmigas gabungan tidak pernah kurang dari 59%.

Agoes menyebutkan, negara tujuan ekspor nonmigas terbesar Agustus 2017 adalah Amerika Serikat dengan nilai US$172,38 juta. Disusul Tiongkok sebesar US$127,05 juta dan Malaysia US$62,63 juta.

Sepuluh golongan barang utama ekspor nonmigas adalah Alas kaki dengan nilai US$219,51 juta, bahan kimia organik (US$93,44 juta), plastik dan barang dari plastik (US$90,74 juta), besi dan baja (US$49,27 juta), mesin-mesin/pesawat mekanik (US$47,97 juta), berbagai makanan olahan (US$39,48 juta), mesin/peralatan listik (US$37,80 juta), tembaga (US$36,39 juta), karet dan barang dari karet (US$35,26 juta), kertas/karbon (US$30,15 juta). [tar]
 


Baca Juga