1. Skip to Menu
  2. Skip to Content
  3. Skip to Footer

Anggota Dewan PKS Kunjungi Rumah Warga Di Cilegon Yang Sudah Rapuh




Penulis : Imam B Carito - 02 juni 2020
 

Anggota DPRD Provinsi Banten, Shinta Wisnu W dan Wakil impinan DPRD Kota Cilegon Nurrotul Uyun saat meninjau Nenek Jijah (Foto : SBS032)

Cilegon (02/06/2020), Satubanten.com – Kabar tersiarnya seorang nenek berusia lanjut yang tinggal di rumah reot sebatang kara sempat viral di jagat maya.

Nenek tersebut biasa dipanggil nenek Jijah.  Ia adalah warga  Link. Bagendung, RT.11/RW.05, Desa Bagendung, Kecamatan Cilegon, Kota Cilegon.

Atas kabar tersebut, dr. Shinta Wisnu Wardani salah Anggota DPRD Provinsi Banten dari  Partai Keadilan Sejahtera (PKS) melakukan kunjungan langsung ke lokasi, Selasa (02/06).  Ia didampingi oleh salah satu Wakil Pimpinan DPRD Kota Cilegon, Nurrotul Uyun. Kedua Anggota Dewan dari Fraksi PKS tersebut datang untuk meninjau dan melakukan advokasi terkait keadaan Nenek Jijah.

“Kita memang mendapat laporan dari masyarakat terkait keberadaan Nenek Jijah ini. Oleh karena itu makanya sekarang kita coba tinjau langsung ke lokasi untuk memastikan masalah apa yang menjadi sebab dan kira-kira solusi apa yang bisa kita tawarkan untuk Nenek jijah ini,” kata Shinta saat dikonfirmasi.

Anggota DPRD Provinsi Banten, Shinta Wisnu W dan Wakil impinan DPRD Kota Cilegon Nurrotul Uyun saat meninjau Nenek Jijah (Foto : SBS032)

Kabar tentang Nenk Jijah Viral setelah tersebar foto dengan deskripsi keadaan nenek Jijah di media sosial Facebook dan Whatsapp Grup. Setelah melakukan kunjungan langsung, Nurrotul Uyun, Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon dari Fraksi PKS mengatakan bahwa keadaan yang dialami nenek Jijah terjadi karena 2 sebab yakni tidak terdatanya nenek Jijah di DTKS dan adanya kendala tempat tinggal.

“Setelah kita lihat, memang masalah pertama yakni Nenek Jijah ini ternyata namanya belum terdata dalam DTKS  (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) , oleh karena itu kita sudah hubungkan ke Dinas Sosial agar dimasukkan namanya Nenek Jijah ini. Kedua yaitu  tempat tinggal, alhamdulillah tadi kita lihat masyarakat sekitar juga sudah proaktif mulai menyiapkan tempat tinggal Nenek Jijah. Kebetulan memang ada donatur yang menyiapkan lahan, juga ada yang menyiapkan matrial untuk pembangunan rumahnya,” kata Uyun.

Anggota DPRD Provinsi Banten, Shinta Wisnu W dan Wakil impinan DPRD Kota Cilegon Nurrotul Uyun saat meninjau Nenek Jijah (Foto : SBS032)

Kasus seperti Nenek Jijah menurut Nurrotul Uyun memang kerap luput dari pendataan. Inilah yang menurutnya penting adanya sinergi antara masyarakat dengan pemegang kebijakan. Agar informasi dapat terjalin dan memberikan manfaat yang merata.

“Saya kira penting adanya komunikasi dan sinergi antara masyarakat dan pemerintah, karena yang seperti ini kan infonya pasti juga dari masyarakat. Jika ada yang belum dapat bantuan dan lain sebagainya lalu disampaikan ke pemerintah tentu kasus semacam Nenek Jijah ini dapat diminimalisir. Dalam skala yang luas, sinergi komunikasi masyarakat dan pemerintah harapannya dapat mengurangi angka kemiskinan dan bisa menjadikan kesejahteraan semakin merata di Kota Cilegon ini,” pungkasnya. (IBC/SBS032)

 

 

Editor: gatot


Baca Juga