1. Skip to Menu
  2. Skip to Content
  3. Skip to Footer

PT KS Didesak Komitmen Rekrut Tenaga Kerja Lokal Asli Cilegon




Selasa, 18 Oktober 2016 | 22:05
 

Suasana Rapat

CILEGON – Komisi II DPRD Cilegon memanggil PT Krakatau Steel (KS), Selasa (18/10/2016). Wakil rakyat meminta perusahaan BUMN itu berkomitmen dalam memproritaskan tenaga kerja lokal asli Kota Cilegon.

Berdasarkan kesepakatan dan kebijakan walikota bahwa induatri harus memprioritaskan 70 persen untuk warga Cilegon dan 30 persen di luar Kota Cilegon.

Demikian terungkap saat Hearing Komisi II DPRD Cilegon dengan Manajemen PT KS di di Ruang Rapat DPRD.

Ketua Komisi II DPRD Cilegon Hasbi Sidiq menyatakan, PT KS agar lebih mengedepankan warga Cilegon untuk bisa diterima di PT KS. Pihaknya juga meminta agar kebijakan pemerintah yang sudah ditetapkan tidak dilangar.

“Jangan sampai kejadian yang sebelumya telah dilakukan oleh PT KS terulang kembali untuk kedua kalinya. Saya minta agar PT KS lebih komitmen untuk meminimalisir penganguran di Kota Cilegon dengan merekrut warga lokal,” ujar Hasbi.

Dia menegaskan PT KS jangan main-main dalam pelaksanaan rekrutmen tenaga kerja lokal. Sebab, dikhawatirkan akan menjadi polemik antara PT KS dengan warga Kota Cilegon.

“Jangan sampai warga melakukan demo besar-besaran karena ulah PT KS yang tidak menerima warganya sendiri,” ucapnya.

Sebab itu, Komisi II DPRD Cilegon meminta kepada Disnaker Cilegon agar mengawasi jalanya perekrutan tenaga kerja di PT KS sesuai dengan komitmen bersama.

“Kebijakan prioritas warga lokal ini juga kan mendukung kebijakan Wali Kota Cilegon Tb Iman Ariyadi untuk menekan angka pengangguran,” katanya.

General Manager HC Planning & Development PT KS, Mujono Katam mengatakan, pihaknya akan menerima sebanyak 278 tenaga baru pada rekrutmen yang akan dilakukan PT KS.

“Kalau untuk 70-30 ini nanti saya akan sampaikan ke direksi terkait permintaan pemda,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Pelatihan dan Penempatan Keja Pada Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Cilegon Muhibin menyatakan, pihaknya meminta kesiapan PT KS untuk lebih memprioitas warga Cilegon dalam pelaksanaan rekruitmen tersebut. Sehingga tidak ada lagi warga Cilegon yang semakin memprihatikan akibat minimnya lapangan pekerjaan.

Ia juga menuturkan, pihaknya meminta agar PT KS bisa menggeluarkan hasil dari rekruitmen tersebut dan tidak menutup-nutupi hasil dari para calon pelamar.

“Mau itu hasilnya seperti apa harus dibuka jangan ditutup-tutupi. Setiap mereka hitung jumlah tersebut langsung kita hitung. Bahkan, bagi pelamar yang mendapatkan nilai jelek bisa kan masuk ke tranning center. Jadi saat pelamar telah selesai ditranning maka bisa kembali melakukan pendaftaran lagi,” tuturnya. (Man/Red)

Editor: gatot


Baca Juga